oleh

KPU Provinsi Sulawesi Tengah Melaksanakan Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Dan Penetapan Hasil Pemilu Tahun 2019

-BERITA-70 views

Palu, 11 Desember 2018 KPU Provinsi Menyelenggarakan Bimbingan Teknis Rekapitulasi Hasil Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019, bertempat di Aula Kantor KPU Provinsi Sulawesi Tengah, yang dihadiri oleh Komisioner KPU, Kasubbag Teknis dan Operator Aplikasi SITUNG KPU Kabupaten/Kota Se Sulawesi Tengah, Kegiatan ini dibuka oleh Anggota KPU Divisi Tekmas Samsul Y. Gafur, SH, Beliau Mengatakan dalam pembukaannya bahwa Bimbingan Teknis Ini Sangatlah Penting untuk Suksesnya Pesta Demokrasi yang akan digelar pada tahun 2019 dan diharapkan kepada peserta Bimtek untuk benar-benar mencermati semua materi yang akan diberikan, dikarenakan materi ini terkait masalah dengan Rekapitulasi dan Penghitungan Suara, jika saja ada yang tidak memahami teknis dalam masalah Tungsura akan berakibat fatal, ungkapnya

Pemungutan dan penghitungan suara dinilai merupakan rohnya Pemilu yang akan berlanagsung pada 17 April 2019 mendatang. Sebab, pemungutan dan penghitungan suara itu sangat menentukan terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD dan DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

“Pemilu serentak 2019 dengan lima surat suara menjadi tantangan tersendiri yang berbeda dengan Pemilu 2014,” kata Komisioner KPU Provinsi Sulteng, Sahran Raden, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara, Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilu 2019, di Aula KPU Sulteng, Selasa (11/12).

Menurutnya, tantangan yang dimaksud, di antaranya berkaitan dengan administrasi pemilu, di mana saat pemungutan dan penghitungan suara, sejumlah formulir terutama Form C1 dan yang lainnya harus dikuasai oleh petugas KPPS di TPS.

“Jangan sampai KPPS salah atau keliru mengisi form C1,” lanjut Sahran.

Mantan Ketua KPU Provinsi Sulteng Periode 2013-2018 itu menguraikan secara rinci tantangan yang dihadapi penyelenggara Pemilu, termasuk di dalamnya mempersiapkan kapasitas SDM Penyelenggara Adhoc, agar pengetahuan teknis penyelenggaraan pemungutan dan rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara peserta pemilu, secara berjenjang dapat memadai. Olehnya, Bimtek itu kata dia, menjadi salah satu sarana yang diberikan KPU Provinsi Sulteng secara berjenjang untuk meningkatkan pengetahuan teknis pemungutan suara pada 17 April mendatang.

“Tugas kita adalah menjaga kemurnian dan kedaulatan suara pemilih serta integritas pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Sebab kualitas pemilu dapat dilihat dari aspek proses pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara serta hasilnya,” tutup Sahran.

Bimtek tersebut dilaksanakan tanggal 11 sampai 12 Desember 2018, melibatkan Ketua dan Anggota KPU kab/kota se Sulteng serta Kasubag Teknis dan Operator.

Selain Sahran, kegiatan itu juga menghadirkan komisioner KPU Sulteng lainnya sebagai narasumber, yakni Samsyul Y Gafur dan Halima.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *