oleh

Validasi Surat Suara Pemilu 2019

-BERITA-119 views

Jakarta, Komisi Pemilihan Umum, Selasa, 4/12/2018 bertempat di salah satu Hotel di Jakarta, mulai melaksanakan Kegiatan Validasi Surat Suara Dan Singkronisasi Data Calon Legislatif Pemilu 2019. Ketua KPU, Arief Budiman saat membuka acara validasi surat suara menyatakan bahwa validasi surat suara adalah merupakan kegiatan tahapan teknis pemilu yang terkait dengan penelitian dan memastikan bahwa surat suara telah sesuai dengan daftar Calon Tetap ( DCT) Pemilu 2019 untuk masing masing daerah pemilihan. Lanjut Arief, bahwa diminta kepada KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk memvalidasi surat suara dengan berdasarkan prinsip ke hati-hatian dan teliti. kecerobohan kecil bisa berakibat fatal sehingga diminta tuntas dalam melakukan validasi dan sinkronisasi, tutup Arief. Anggota KRU lainnya membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ilham Saputra. meminta agar KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota serius melaksanakan Validasi surat suara ini. Kerja harus tuntas, jangan pulang ke daerah apabila aplikasi Sistem Informasi Pencalonan belum singkron dengan Surat Keputusan DCT masing masing Provinsi dan Kabupaten/Kota, tandasnya. Kegiatan Validasi surat suara ini sesuatu yang sangat penting agar tidak ada surat suara yang salah cetak dan menjadi masalah kita semua. Profesionalisme dalam bekerja merupakan bagian integritas penyelenggaraan pemilu 2019, tutup Ilham.

WhatsApp Image 2018-12-10 at 09.42.25(1)

Untuk Sulawesi Tengah Sebanyak 623 nama calon anggota DPRD Provinsi dan Kab/kota yang divalidasi. Semua adalah Daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah yang akan berkompetisi dalam Pemil 2019 mendatang telah selesai divalidasi. Samsul Y Gafur, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tengah yang hadir langsung melakukan validasi surat suara untuk Daerah Pemilihan di Sulawesi Tengah. Samsul, menyatakan dari hasil pengecekan diketahui nama-nama caleg yang tertera dalam dummy surat suara telah disesuaikan dengan SK Daftar Calon Tetap (DCT). Kami Bersama Operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Mereka ambil bagian dari kegiatan pengecekan dummy surat suara yang digelar KPU, kata Samsul. Kami sudah melakukan validasi nama-nama caleg di dummy surat suara dengan SK DCT. Hasilnya disesuaikan kembali. Sudah dikoreksi dan sebelumnya sudah diparaf oleh para penghubung partai politik di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” pengecekan dilakukan dengan memeriksa nama-nama caleg tiap daerah pemilihan. Pemeriksaan bahkan dilakukan dengan memeriksa ejaan nama, gelar akademik, keagamaan, nomor urut, partai politik. “Serta melihat apakah yang bersangkutan masih memenuhi syarat atau tidak, dan Melaporkan Caleg yang Meninggal setelah Penetapan DCT pasca Bencana Alam yang menimpa Sulawesi Tengah Khususnya Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala yaitu dari Partai Gerindra Caleg Daerah Pemilihan (Dapil) 3 (tiga) nomor urut 2 (dua) atas Nama Amir Pakude, SH dan Dapil 6 (enam) Nomor Urut 8 (delapan) atas nama Moh. Yunus Djanggola. S. Pd, serta dari Partai Perindo Dapil 4 (empat) nomor urut 6 (enam) atas nama Munira Mayer nama yang bersangkutan sudah dikeluarkan dari dummy surat suara. Sehingga ada perubahan Jumlah Calon Legislatif awal penetapan DCT di Sulawesi Tengah 623 caleg yang berpartisipasi menjadi 620 dikarenakan 3 (tiga) Caleg yang meninggal. Selain validasi, juga dilakukan sinkronisasi antara SK DCT dengan Silon untuk memastikan kesesuaian nama-nama caleg dalam aplikasi. Nantinya, aplikasi tersebut bisa diakses oleh masyarakat melalui portal informasi infopemilu.kpu.go.id. demikian, tutup Samsul.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *